Pertanyaan Umum
Pertanyaan umum tentang NAEOS dan rekayasa deklaratif.
NAEOS (Nusantara Engineering & Architecture Operating System) adalah platform rekayasa deklaratif yang mengubah spesifikasi YAML/JSON menjadi sistem perangkat lunak multi-bahasa yang tervalidasi. NAEOS adalah runtime rekayasa — bukan sekadar generator proyek — yang memahami spesifikasi, membangun model internal (NEIR), mengatur rencana eksekusi, menghasilkan artefak, memvalidasi hasil, dan menjaga proyek tetap selaras dengan spesifikasi sepanjang siklus hidupnya.
Tidak seperti generator proyek statis (seperti create-react-app atau cookiecutters), NAEOS adalah runtime rekayasa lengkap. NAEOS tidak hanya membuat file sekali — ia memelihara hubungan berkelanjutan antara spesifikasi dan kode Anda. NAEOS memvalidasi, mengkompilasi ke set instruksi AI, menghasilkan dokumentasi, dan beradaptasi saat spesifikasi Anda berkembang.
NAEOS saat ini mendukung pembuatan kode untuk Go, TypeScript, Python, Java, dan Rust. Setiap bahasa memiliki adapter khusus yang mengikuti praktik terbaik dan pola idiomatis untuk bahasa tersebut.
NAEOS mengkompilasi spesifikasi menjadi set instruksi AI untuk 6 platform: GitHub Copilot, Claude Code, Cursor, Gemini CLI, Codex, dan OpenCode. Setiap adapter menghasilkan file konteks khusus platform yang membantu asisten AI Anda memahami arsitektur proyek Anda.
Tidak. NAEOS adalah alat CLI yang ditulis dalam Go, tetapi Anda hanya perlu menulis spesifikasi YAML/JSON. Outputnya bisa dalam salah satu dari 5 bahasa yang didukung. Anda tidak memerlukan pengetahuan Go untuk menggunakan NAEOS secara efektif.
Lihat Panduan Awal untuk memulai. Pasang NAEOS via Go, Docker, atau unduh biner dari GitHub Releases. Buat spesifikasi YAML, jalankan naeos run, dan dalam hitungan menit Anda akan memiliki kode yang dihasilkan.
Ya. NAEOS sepenuhnya gratis dan open source di bawah Lisensi Apache 2.0. Anda dapat menggunakannya untuk proyek pribadi, aplikasi komersial, atau deployment enterprise tanpa biaya lisensi apa pun.